Dampak Positif dan Negatif Bisnis MLM

MLM (Multi Level Marketing) merupakan sistem penjualan yang memanfaatkan konsumen sebagai tenaga penyalur secara langsung. Harga barang yang ditawarkan di tingkat konsumen adalah harga produksi ditambah komisi yang menjadi hak konsumen karena secara tidak langsung telah membantu kelancaran distribusi.

Sistem permainan uang dalm bisnis ini cenderung menggunakan skema pyramid  dan orang yang terakhir bergabung akan kesulitan mengembangkan bisnisnya. Dalam pemasaran berjenjang, walaupun dimungkinkan telah memiliki banyak bawahan, tetapi tanpa omzet tentu saja bonus tidak akan diperoleh.

Bisnis ini sudah cukup menjamur di negara Indonesia. Ya, tidak dapat di pungkiri bisnis ini memang cukup menjanjikan dan menggiurkan.  Melihat kondisi masyarakat Indonesia yang rata-rata penduduknya golongan menengah kebawah, memang pilihan bisnis ini cukup diminati. Namun ingat, dalam menjalankan bisnis ini diperlukan ketekunan dan “mental tahan banting” , karena sekarang sudah banyak orang yang mengaku jera dengan bisnis ini.

Namun di balik itu semua, ada beberapa dampak negatif dari MLM diantaranya membuat orang menjadi pemalas. Bayangkan saja, misalnya ada pegawai swasta ia mendapatkan gaji selama sebulan, tapi yang mengikuti MLM hanya butuh bebrapa hari saja untuk mendapatkan uang yang besarnya setara dengan gaji pegawai tersebut selama sebulan tanpa harus bersusah payah. Emang sih rejeki orang siapa yang tau. Betul kan ?

Kadang saya merasa aneh, ada beberapa perusahaan MLM dan yang ditonjolkan dari perusahaan bukan dari produk mereka yang berkualitas tetapi gencarnya mereka mencari member baru. Olaalaa @.@ .. jadi sebenarnya produk tersebut apakah hanya di jadikan formalitas saja?

Saya sendiri pernah di tawari bisnis macam ini dan jujur saja awalnya saya sangat tertarik. Namun saya sedikit heran mengapa target operasi bisnis mereka cenderung pada orang-orang yang rata-rata masih golongan remaja terutama yang masih berstatus siswa dan mahasiswa. Disini, pikiran negatif saya mulai muncul. Pertanyaan dan pikiran negatif pun muncul dalam benak saya. Pertama, apakah golongan “bapa-bapa dan ibu-ibu” sudah mulai tidak percaya dengan bisnis macam ini? Kedua, golongan remaja (yang masih sekolah dan kuliah atau yang penganguran) mungkin masih belum banyak pengalaman dalam dunia bisnis sehingga bisa saja dengan iming-iming keuntungan yang besar mereka tertarik masuk kedalam bisnis ini. Okee, mungkin pertanyaan tersebut hanya pikiran negatif saya yang tidak sesuai dengan fakta dilapangan. Tapi ada beberapa hal yang saya tidak suka dengan cara mereka membujuk saya. Kasusnya begini, saya ditawari masuk bisnis tersebut namun saya memiliki kendala dalam modal. Terus terang modal yang harus saya keluarkan hampir sama dengan biaya SPP saya kuliah selama 2 semester (waaawww amazing dari mana dapet uang secepat itu .haha). Tiba-tiba salah seorang disana (saya ga tau dia member atau sudah jadi leader yang jelas gayanya songong banget) menyuruh saya menggadaikan BPKB motor. Dari situ pikiran saya langsung berubah, yang tadinya saya antusias ikut MLM tapi dengan pernyataan seperti itu membuat mata hati dan mata batin saya terbuka (lebay. Hehe). Sepertinya moral mereka mulai pudar karena ambisi “menjadi kaya”.

Balik lagi ke MLM, di sini saya sama sekali tidak mendoktrin anda sekalian yang membaca artikel saya untuk tidak mengikuti MLM, namun saran dari saya pilihlah MLM yang benar-benar sudah terpercaya karena tidak semua MLM juga buruk. Namun tolong sekali lagi saya tegaskan, jangan mengasumsikan MLM sebagai jalan tercepat menuju kesuksesan dan kekayaan. Apapun pekerjaan anda, berapapun gajih anda, syukurilah yang penting HALAL dan barokah J (MLM juga halal koo)

Artikel saya diatas hanya asumsi pribadi saya tanpa ada maksud menjelek-jelekan MLM, mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan. Sekian terima kasih .wasalam

7 thoughts on “Dampak Positif dan Negatif Bisnis MLM

  1. MLM punya buanyaaak sekali sisi negatif, kerugian dan waktu yang sia-sia jika MLM itu dianggap sebagai bisnis yang mudah.

    Banyak sekali orang yang terjerumus di bisnis ini karena terlalu tergesa-gesa, padahal ada step-step yang harus dijalani secara benar dan tidak melompat-lompat.

    Ada yang berhasil, tentu saja lebih banyak lagi yang gagal,
    ambil pelajaran dari yang gagal, Anda tidak perlu belajar bagaimana caranya agar berhasil, tapi sempatkan mempelajari bagaimana mereka bisa gagal.

    • saya setuju dengan pendapat anda. Untung dari awal saya memang sudah tidak tertarik, terima kasih telah mampir dan sharing🙂

      • Saya justru sebaliknya, saya menekuni bisnis MLM ini.. MLM yang benar tentunya…😀
        Banyak orang hanya untuk memilih MLM yang benar saja sudah merasa kesulitan. Karena tidak adanya informasi mengenai MLM tsb. (yg di tampilkan baik-baiknya saja).

        Kemauan untuk belajar adalah langkah awal keberhasilan di MLM…ehm.. tidak..semua bisnis saya kira diawali dengan belajar.

  2. Baik buruknya sesuatu usaha ( Bisnis ) tergantung cara sudut pandang seseorang ! Kadang pendapat ,bisa saja benar bisa juga salah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s