REVIEW : FILM HORROR

Baiklah, setelah sekian lama ga buka blog tiba-tiba ada temen yang nanyain film horror yang rame (padahal dianya penakut). Nama dan keaslian orang saya rahasiakan #dikeplak . haha

Okelah mumpung lagi ada “waktu” untuk mengetik di blog gara-gara lagi jenuh, BT, dan mentok ga ada ide buat ngetik skripsi ,kali ini saya akan mereview film horror yang telah saya tonton baru-baru ini .. ga usah banyak prolog lah yah, langsung aja ke TKP .. (mood langsung rusak ketika mengetik “ga ada ide ngetik skripsi” .haha)

1.   Mama

  • Sutradara : Andres Muschietti
  • Produser : J. Miles Dale, Barbara Muschietti, Guillermo del Toro
  • Pemain : Jessica Chastain, Nikolaj Coster-Waldau, Megan Charpentier, Isabelle Nelisse, Daniel Kash
  • Genre : Horor
  • Durasi : 100 menit
  • Tanggal Rilis : 18 Januari 2013 (Kanada)

Mama_2012_poster

MAMA menceritakan tentang kakak beradik Victoria dan Lilly yang tiba-tiba menghilang dari desa mereka sehari setelah peristiwa pembunuhan Ibu mereka yang dilakukan oleh Ayah mereka sendiri. Selama lima tahun, Paman kedua gadis ini, Lucas (Nikolaj Coster-Waldau) dan kekasihnya, Annabel (Jessica Chastain) telah mati-matian mencari mereka. Namun kemudian, secara mengejutkan kedua gadis cilik ini justru ditemukan dalam keadaan hidup dalam sebuah kabin tua. Pasangan inipun lantas mengajak keponakannya ini untuk dirawat di rumah mereka.

Annabel mencoba memperkenalkan kedua gadis cilik ini dengan kehidupan normal, namun tiba-tiba ia mulai merasakan ada sesuatu yang jahat dalam rumah mereka. Apakah kedua gadis ini hanya dilanda trauma akibat peristiwa di masa lalu, ataukah memang ada hantu yang selalu mendatangi mereka? Bagaimana cara gadis ini selamat selama bertahun-tahun menghilang? Saat Annabel mulai mencoba menyelidiki untuk menjawab pertanyaan mengerikan ini, Ia mulai menyadari bahwa suara bisikan yang sering ia dengar ketika tidur ternyata memang datang dari ‘dunia lain’.

Hantu di film ini cukup mengerikan tapi tetap mengerikan hantu dari Indonesia sih .haha .. film ini lumayan bikin deg.degan, dan bikin kita teriak tanpa sadar. Kelakuakn Lilly kadang bikin ketawa soalnya ada beberapa hal konyol yang dia lakukan. Tapi jujur nih, endingnya saya kurang suka karena geje dan terkesan “maksa” ..

Score : 7,5/10

2.   The Possession

  •  Sutradara : Ole Bornedal
  • Produser : Sam Raimi, Robert G. Tapert, J.R. Young
  • Pemain : Natasha Calis, Jeffrey Dean Morgan, Kyra Sedgwick, Madison Davenport, Grant Show, Quinn Lord, Matisyahu, Jay Brazeau, Brenda Crichlow, Anna Hagan, Ella Wade
  • Durasi : 92 menit
  • Genre : Horror – Thriller
  • Tanggal Rilis : 31 Agustus 2012 (USA) images

Awalnya saya nonton film ini karena judulnya sama dengan hal yang sering saya alami (kesurupan) .kapan-kapan saya bakal tulis deh kisah kehidupan suram saya dengan “hal-hal gaib” .semoga aja ada yang mau baca. Maaf jadi ngalor-ngidul .hehe

 Oke jadi gini, film “The Possession” ini merupakan kisah nyata yang menceritakan tentang seorang gadis yang berubah sifatnya setelah membeli kotak kayu antik. Ternyata, kotak tersebut dihuni oleh setan yang bisa merasuki pemiliknya dan mengambil alih tubuhnya. Film yang diangkat dari kisah nyata tersebut menceritakan seorang ayah, Clyde (Jeffrey Dean Morgan) yang berusaha menyadarkan anak perempuannya, Em (Natasha Calis) yang kerasukan.

Sewaktu makan malam secara tidak sadar Em menusuk jari ayahnya, sang ayah pun penasaran dengan berubahnya tingkah laku Em, setelah melakukan pengusutan sang ayah pun mengetahui kalau Em terkena kutukan dan dirasuki arwah yang bersemayam di dalam kotak tersebut.

 The Possession jelas terlihat sebagai salah satu film horor supranatural yang begitu terpengaruh atas pola penceritaan film horor klasik, The Exorcist (1973), dan untungnya, cukup mampu dieksekusi dengan baik. Tidak seperti kebanyakan film horor modern yang berusaha sedemikian keras untuk terlihat menakutkan dengan menghadirkan banyak momen-momen berdarah maupun menakutkan, Ole Bornedal membangun plot penceritaan The Possession secara perlahan. Secara runut, Bornedal memperkenalkan setiap karakter yang ada di dalam jalan ceritanya, konflik yang terjadi dalam kehidupan mereka hingga akhirnya memperkenalkan konflik supranatural yang akhirnya mempengaruhi kehidupan karakter-karakter tersebut. Membutuhkan beberapa saat untuk mencerna penceritaan awal The Possession, namun untungnya Bornedal kemudian berhasil menghadirkan deretan momen horor yang kuat untuk mengikuti penceritaan awal yang terkesan lamban tersebut.

 Berbeda dengan kebanyakan film horor yang menempatkan nama Sam Raimi di dalamnya, The Possession terlihat memiliki nada penceritaan yang cukup serius. Bukan sesuatu hal yang buruk, namun naskah cerita film ini, sayangnya, memiliki esensi cerita yang begitu minim dan hanya terkesan sebagai sebuah versi lain dari film-film horor yang bertema sama – terlepas dari tema mengenai kebudayaan supranatural Yahudi yang diangkat dalam jalan cerita film ini. Singkatnya, The Possession berusaha terlalu keras untuk menjadi The Exorcist – sebuah film horor dengan sentuhan drama yang begitu kuat – namun memiliki materi drama yang terlalu lemah untuk dapat dianggap sebagai sebuah sajian yang serius.

 Score : 8/10

 

3.   Sinister

  • Sutradara : Scott Derrickson
  • Produser : Jason Blum
  • Pemain : Ethan Hawke, Juliet Rylance, Fred Thompson, James Ransone, Clare Foley, Michael Hall D’Addario
  • Durasi : 110 menit
  • Genre : Horror – Thriller
  • Tanggal Rilis : 12 Oktober 2012 (USA) sinister-2012-movie-quad-banner1

Film ini menceritakan tentang seorang penulis kasus kriminal bernama Ellison (Ethan Hawke) yang sudah kehabisan ide untuk membuat buku barunya. Akhirnya dia memutuskan untuk pergi ke sebuah rumah bersama keluarganya, dimana rumah itu pernah terjadi kasus pembunuhan yang dialami oleh satu keluarga.

 Disana Ellison menemukan sebuah kaset didalam kotak yang berisi video tentang pembunuhan keluarga lain yang dilakukan secara brutal dan sadis.

 Dibuka dengan satu keluarga yang terdiri dari empat orang, mati perlahan dengan tergantung di pohon, anda akan langsung menyaksikan seorang gadis kecil bernama Ashley (Clare Foley), anak perempuan dari Ellison dan Tracy (Juliet Rylance), sedang asyik menggambar di dinding kamar barunya, dan menolak untuk membantu mengemasi barang kedalam rumah baru mereka. Ya, sebenarnya Ashley tidak ingin pindah, karena itu hanyalah tuntutan pekerjaan dari ayahnya.

Benar, rumah tersebut adalah objek terbaru Ellison untuk proyek terbarunya, dengan kasus utama hilangnya seorang anak bernama Stephanie. Singkat cerita, Ellison menemukan sebuah kotak di loteng rumah barunya, yang berisikan sebuah proyektor dengan beberapa cuplikan super 8 yang masing-masing memiliki label, dengan jarak tahun yang cukup besar. Ya, itu adalah cuplikan tentang proses pembunuhan sadis beberapa keluarga. Semua semakin menarik ketika Ellison menemukan sesosok setan disalah satu cuplikan tersebut, sedang menonton proses pembunuhan, tanpa terlibat didalamnya.

 Menurut saya film ini memang sudah dapat di tebak endingnya, tapi selama saya menonton film ini saya tetap merasa deg-degan. Selain itu ada beberapa clue-clue yang membuat kita semakin tertarik menontonnya. Cerita film sinister memang sedikit berbeda dengan film horror kebanyakan. Namun sinister sedikit mengingatkan saya terhadap film “Nightmare on Elmstreet”. Karena perpaduan antara kenyataan dan ilusi.

 Score : 7/10

 

4.   Chernobyl Diaries

  •  Sutradara : Bradley Parker
  • Produser : Oren Peli, Brian Witten
  • Pemain : Jesse McCartney, Jonathan Sadowski, Devin Kelley, Olivia Taylor Dudley, Nathan Phillips, Ingrid Bolsø Berdal, Dimitri Diatchenko
  • Durasi : 86 minutes 
  • Tanggal Rilis : 24 Mei 2012 (USA) 11166784_det

Sepasang kekasih Christ (Jesse Mc Cartney) dan Natalie (Olivia Taylor Dudley) berlibur mengunjungi kakaknya yang berada di kota Kiev, Ukraina. Mereka juga mengajak Amanda (Devin Kelley) yang meruoakan sahabat Natalie. Sang kakak, Paul (Jonathan Sadowski) mengajak sekalian berlibur dengan mengikuti wisata ekstrem mumpung berada disini dan tidak ada di negara asalnya Amerika. Wisata tersebut adalah mengunjungi kota mati Chernobyl.

Chernobyl adalah kota yang tidak ada penduduknya dan mereka telah meninggalkannya pada saat tragedi ledakan reaktor nuklir pada tahun 1986. Kota tersebut berdampingan dengan kota Prypiat yang merupakan tempat tinggal pekerja dan keluarganya. Dari sinilah mereka masuk untuk memulai wisata ekstrem itu.

Wisata ekstrem ini dipandu oleh tour leader bernama Uri (Dimitri Diatchenko). Ikut bergabung juga sepasang kekasih yaitu Michael (Nathan Phillips) dan Zoe (Ingrid Bolzu Berdal). Jadi total ada tujuh orang yang ikut dalam petualangan ini.

Pada awalnya kegembiraan dan kesenangan yang dirasakan oleh mereka selanjutnya kesedihan dan ketakutan yang menghinggapi mereka. Sebenarnya sejak awal mereka sudah dilarang oleh penjaga pos perbatasan untuk tidak masuk kesana namun larangan tersebut diabaikan. Mereka tetap menerobos masuk dengan mencari jalan lain.

Keadaan kota benar-benar kosong melompong. Yang ada hanya anjing-anjing kelaparan, ikan-ikan bergigi tajam dan beruang yang kelaparan. Selesai berwisata dan saatnya pulang di sore hari, tak disangka ada yang merusak kabel-kabel mobil sehingga mobil tidak bisa jalan alias mogok. Tidak diketahui siapa yang merusak. Anjingkah yang menggigit atau beruang yang menarik-narik kabel atau ada makhluk lain yang melakukannya. Yang penting saat ini adalah meminta bantuan.

Akhirnya Satu per satu peserta wisata tewas oleh zombie tersebut dan yang selamat hanyalah Amanda dan Paul. Sayangnya mereka berdua terkena radiasi yang cukup tinggi sehingga perlu dikorbankan oleh pihak militer di kota tersebut.

Sayangnya teror dan ketakutan yang terus mengancam ditampilkan secara sederhana saja seharusnya bisa ditampilkan dengan lebih lagi. Penampilan zombie tidak pernah dilakukan secara close up atau jarak dekat sehingga penonton tidak bisa melihat kengerian seperti apa yang menjadi lawan mereka. Penonton hanya tahu kepalanya gundul plontos.

Teknik pengambilan gambar dengan sistem hand carry camera yang membuat seolah-olah kamera mengikuti kita berlari juga cukup baik dilakukan. Latar belakang yang gelap dan tidak ada sinar lampu cukup membantu membuat suasana menjadi seru. Pengambilan gambar yang dilakukan di Serbia dan Hungaria cukup untuk menunjukkan kota yang sudah mati.

 Score : 7/10

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s